Terapkan Berbudidaya Ikan yang Baik dan Benar, Pembudidaya Ikan Kota Solok dilatih.

Terapkan Berbudidaya Ikan yang Baik dan Benar, Pembudidaya Ikan Kota Solok dilatih.

Solok (dispertasolok). Bimbingan Teknis Cara berbudidaya Ikan yang Baik (CBIB) merupakan materi yang ditunggu oleh Pembudidaya ikan (Pokdakan) yang ada di Kota Solok.

Dinas Pertanian Kota Solok pada Bidang Peternakan Keswan Kesmavet dan Perikanan khususnya Seksi Perikanan mengadakan Bimtek CBIB bagi Pembudidaya Ikan pada hari Selasa Tanggal 10 Maret 2020 bertempat di Aula Dinas Pertanian Kota Solok. Bimbingan Teknis CBIB ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Pertanian, Refendi dengan peserta 15 orang yang berasal dari Pokdakan yang berada di Kota Solok. Pokdakan yang terpilih sebagai peserta yakni Pokdakan Ondors, Talao Jaya, Pandan Permai, Lele Mandiri, Lukah lado Farm Cat Fish, Sukma Jaya dan Pokdakan Aur Kuning.

Narasumber Bimtek CBIB ini dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat yakni Afridawati. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Peternakan, Keswan, Kesmavet dan Perikanan Dinas Pertanian Kota Solok, Ade Kurniati, Kepala Seksi Perikanan Ulfa Golnarsih dan jajaran di seksi perikanan.

Dalam sambutannya Refendi menyatakan bahwa Bimtek ini sangat bermanfaat. Untuk itu Pokdakan sebagai peserta harus memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah ilmu dalam berbudidaya ikan yang baik dan benar. Alokasi peserta Bimtek CBIB ini sangat terbatas, untuk itu peserta yang terpilih harus berbangga dan bersyukur karena telah diprioritaskan untuk layak mengikuti bimtek.

Sementara itu Ade Kurniati menyatakan bahwa jumlah Pokdakan sudah mencapai 41 Pokdakan. Untuk Tahun 2019 telah terbentuk Pokdakan sebanyak 13 Pokdakan dan ditahun 2020 ini juga telah terbentuk Pokdakan sebanyak 3 Pokdakan.

Dalam paparannya, Afridawati sebagai Narasumber menerangkan bahwa CBIB ini sangat perlu bagi pembudidaya ikan karena Budidaya ikan dapat meningkatkan perekonomian pembudidaya ikan itu sendiri. Dalam rangka menghadapi era globalisasi, maka produk perikanan diharapkan aman untuk dikonsumsi sesuai persyaratan yang dibutuhkan pasar sebagai konsekuensi dari kebutuhan pasar global. Produk perikanan budidaya harus mempunyai daya saing, baik dalam mutu produk maupun efisiensi dalam produksi.

Nara Sumber Bimtek CBIB, Afridawati sedang memaparkan materi

“Peningkatan mutu produk perikanan budidaya lebih diarahkan untuk memberikan jaminan keamanan pangan (food safety) mulai bahan baku hingga produk akhir hasil budidaya yang bebas dari bahan cemaran seperti sesuai persyaratan pasar” lanjut nara sumber.

Narasumber juga menerangkan bahwa Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB) seperti penerapan cara memelihara dan atau membesarkan ikan serta mamanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol sehingga memberikan jaminan pangan dari pembudidayaan dengan memperhatikan sanitasi, pakan, obat ikan dan bahan kimia serta bahan biologi.
Dalam menerapkan CBIB, Pembudidaya perlu memahami ketentuan yang dipersyaratkan sehingga dapat dilakukan pengawasan internal terhadap pelaksanaan usaha budidaya dengan menggunakan checklist CBIB.

Lebih lanjut Afridawati menjelaskan bahwa dokumen yang harus dimiliki dan diterapkan oleh suatu unit usaha budidaya dalam menerapkan CBIB adalah SPO (Standar Prosedur Operasional) yang merupakan prosedur yang harus dipedomani dalam melakukan kegiatan usaha budidaya dan catatan/rekaman sebagai bukti tertulis bahwa kegiatan usaha budidaya yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur SPO. Ada tiga prinsip yang harus dijaga dalam budidaya ikan yang baik yakni Biosecurity (Keamanan Biologi), Food Safety (Keamanan Pangan) dan Enviromental (Ramah Lingkungan).

Afridawati juga menyampaikan bahwa cara budidaya ikan yang baik juga berpedoman kepada Lokasi, Suplai air, Tata letak dan desain, Kebersihan fasilitas dan perlengkapan, Persiapan wadah dan penebaran, Pengelolaan air, Benih, Pakan, Obat Ikan, Bahan kimia dan substansi berbahaya, Penggunaan es dan air, Panen, Penanganan hasil, Pengangkutan, Pembuangan limbah, Rekaman dan catatan, Tindakan perbaikan, Pelatihan dan Keberhasilan personil.

Peserta Bimtek CBIB

Respon peserta Bimtek sangat antusias. Pertanyaan bertubi-tubi diarahkan kepada narasumber pada sesi diskusi di akhir bimtek.

Bimtek ditutup oleh Kepala Bidang Peternakan, Keswan, Kesmavet dan Perikanan Ade Kurniati. Dalam arahan penutupan, Ade mengatakan bahwa ilmu yang didapat supaya bisa diterapkan dalam berbudidaya ikan karena narasumber telah menjabarkan dan menjelaskan CBIB dari Hulu ke Hilir (Dari Pemilihan benih sampai Panen). Semoga Pokdakan Kota Solok dapat menerapkan CBIB dalam mengembangkan budidaya ikan (ul).

Leave a Reply

Close Menu