Lurah Se-Kecamatan Lubuk Sikarah Ikuti Sosialisasi Kostratani

Kostratani merupakan pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)  dengan memanfaatkan IT dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Kostratani merupakan manajemen gerakan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan dengan menerapkan pertanian maju, mandiri dan modern. Pendekatan teknologi informasi (IT) dan mekanisasi pertanian diutamakan. Lima peran Kostratani dijalankan yaitu pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, dan pusat pengembangan jejaring dan kemitraan.

Untuk meningkatkan penguatan peran Kostratani. Dinas Pertanian Kota Solok mengadakan sosialisasi kegiatan kostratani pada selasa (24/11) di Aula Kantor Camat Lubuk Sikarah. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Balitbu Tropika, Ellina Mansyah beserta tim Supervisi Kostratani, BPTP Sumbar, Kepala Dinas Pertanian Kota Solok yang diwakili oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Koordinator Penyuluh Pertanian Kota Solok, Lurah Sekecamatan Lubuk Sikarah, serta Penyuluh Pertanian se Kecamatan Lubuk Sikarah. Untuk saat ini kegiatan Kostratani terletak di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lubuk Sikarah.

Dalam sosialisasi ini, Kepala Balitbu Tropika menuturkan bahwa Camat dan Lurah Kecamatan Lubuk Sikarah memiliki peran penting dalam pembangunan pertanian di Kota Solok dan dalam Kegiatan Kostratani ini. Pembangunan Pertanian Nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat tetapi juga menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah. Strategi keberhasilan Kostratani adalah meningkatkan peran Pimpinan Daerah mulai dari Lurah, Camat, Walikota dan Gubernur untuk membantu pelaku pertanian di wilayah binaan seperti penyuluh pertanian, petani, dan pelaku usaha pertanian berperan aktif dalam pembangunan pertanian.

Mizu Istianto selaku tim Supervisi Kegiatan Kostratani dari Balitbu Tropika juga menuturkan bahwa kegiatan Kostratani di BPP Lubuk Sikarah terfokus pada pembangunan Bioindustri Padi. Hal ini dikarenakan Kecamatan Lubuk Sikarah yang memiliki sawah yang luas. Kegiatan Bioindustri Padi ini meliputi meningkatkan kualitas beras menjadi beras premium sehingga harganya lebih tinggi dari harga beras biasa, mengolah limbah padi seperti sekam menjadi pupuk dan mengolah padi menjadi beberapa produk olahan selain beras. Untuk hal ini telah dibicarakan langsung dengan Balai Besar Pasca Panen Pertanian.

Adapun beberapa kegiatan yang dilakukan oleh BPP Kecamatan Lubuk Sikarah dalam mendukung kegiatan Kostratani ini yaitu seperti melakukan demo Threser Lipat yang digunakan untuk panen padi, penanaman Pisang Kapok Tanjung dan Papaya Merah Delima di BPP Kecamatan Lubuk Sikarah yang tujuannya menjadikan BPP sebagai sentra pembelajaran tanaman pisang dan papaya bagi petani di Kecamatan Lubuk Sikarah.

Penyuluh Pertanian Kecamatan Lubuk Sikarah di bawah bimbingan Balitbu-Tropika juga telah mengikuti pelatihan tentang budidaya pisang dan pembuatan trichoderma, serta melaksanakan ujicoba penggunaan minyak serai wangi sebagai pestisida nabati untuk pengendalian penyakit pada padi sawah di Sawah Solok (ly).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *