Dinas Pertanian dan BATAN Selenggarakan Sosialisasi Rekayasa Genetika Padi Anak Daro

Dinas Pertanian dan BATAN Selenggarakan Sosialisasi Rekayasa Genetika Padi Anak Daro

Solok (dispertasolok). Peningkatan Produksi Pangan mutlak direalisasikan untuk mengimbangi bertambahnya jumlah penduduk. Kota Solok sebagai sebuah kota tidak mungkin melaksanakan perluasan lahan untuk meningkatkan produksi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperpendek umur panen padi anak daro. Saat ini umur panen padi anak daro adalah 135 hari atau lebih dari 4 bulan.

Untuk memperpendek umur panen padi anak daro, Pemerintah Kota Solok telah menandatangi MoU dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Umur panen padi anak daro diharapkan kurang dari 120 hari atau 4 bulan.

Pada tanggal 8 Agustus 2019, Dinas Pertanian Kota Solok bersama BATAN mengadakan Sosialisasi Rekayasa Genetika Padi Anak Daro di Aula Dinas Pertanian Kota Solok. Bertindak selaku Nara Sumber Sobrizal dan Sherly Rahayu dari BATAN.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Solok yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Adri Yetti. Dalam sambutan pembukaan, Adri Yetti menyampaikan tujuan rekayasa genetika padi anak daro dan mengharapkan agar peserta sosialisasi mengikutinya dengan baik. Hadir dalam sosialisasi Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Perkebunan, Yubidarlis, Dosen Politani Payakumbuh, Hendra, seluruh kepala seksi di Dinas Pertanian Kota Solok, seluruh penyuluh pertanian Kota Solok, BPSB dan petani maju Kota Solok.

Dalam materi sosialisasi, Sobrizal yang akan memasuki masa pensiun ini menegaskan bahwa rekayasa genetika tanaman adalah kegiatan mengubah susunan genetik individu maupun populasi tanaman untuk suatu tujuan sehingga diperoleh tanaman yang lebih bermanfaat dengan metode mutasi gen.

“Beberapa keuntungan mutasi adalah lebih efektif untuk perbaikan beberapa sifat saja, waktu relatif lebih singkat, dapat memisahkan gen linkage, dapat memunculkan sifat baru dan sangat membantu dalam perbaikan tanaman tahunan” papar perekayasa asal Ranah Minang tepatnya Payakumbuh ini.

Pada sore hari acara dilanjutkan dengan bimbingan teknis di persawahan Ketua Gapoktan Mutiara Tani, Nursali. Bimbingan ini diikuti oleh seluruh petugas yang terlibat, baik dari Dinas Pertanian Kota Solok maupun dari BPSB.

Untuk Padi Anak Daro memakai dua perlakuan yaitu penyinaran dengan kekuatan 200 gray dan 300 gray. BATAN merencanakan paling cepat akan didapat varietas turunan anak daro pada panen musim tanam kelima, tergantung dari situasi dan hasil di lapangan (fa).

Leave a Reply

Close Menu