Petani Kota Solok Menerima Bantuan 3 Unit Traktor Roda Dua

Disamping peningkatan produksi padi untuk mencapai swasembada beras, peningkatan kesejahteraan petani menjadi salah satu tujuan utama pembangunan pertanian. Salah satu cara untuk mewujudkan kesejahteraan petani adalah dengan efisiensi usaha tani. Pemanfaatan teknologi dengan mekanisasi pertanian adalah salah satu jalan keluar agar efesiensi usaha tani lebih baik. Pada dasarnya, peningkatan pendapatan petani diperoleh dengan penurunan biaya produksi, karena pemerintah selalu mengontrol harga hasil pertanian untuk tidak terlalu tinggi yang mengakibatkan terjadinya inflasi.

Untuk itu pada tanggal 6 Maret 2018, petani Kota Solok dari 3 kelompok tani yaitu Kelompok Tani Sawah Bukik Kelurahan Tanah Garam, Kelompok Tani Harapan Maju Kelurahan Tanjung Paku dan Kelompok Tani Pasir Maju Kelurahan Laing memdapatkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda 2 berkekuatan 6,5 PK masing-masing 1 unit. Bantuan yang traktor ini diserahkan Kepala Dinas Pertanian, Ir. Kusnadi, MM di halaman Kantor Dinas Pertanian di VI Suku.

Bantuan ini diterima oleh Syamsudin sebagai Ketua Kelompok Tani Sawah Bukik, Muhamril sebagai Ketua Kelompok Tani Harapan Maju dan Jumanda Putra selaku Ketua Kelompok Tani Pasir Maju. Turut menyaksikan Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Agribisnis, Ir. Eka Yulmalida serta Kepala Seksi Sarana dan Prasana Pertanian dan Perkebunan, Fitriani H., SP.

Mekanisasi Pertanian merupakan program Presiden Ir. Joko Widodo untuk mewujudkan swasembada beras. Di era Pemerintahan Ir. Joko Widodo telah didistribusikan ribuan alat mesin pertanian ke seluruh Indonesia, selain pembangunan dan rehabilitasi sumber dan jaringan irigasi pertanian (fa).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *