Petani Kota Solok Belajar Budidaya Tabulampot

Impian kebanyakan orang adalah memiliki tanaman buah di halaman rumah sendiri. Buahnya tumbuh lebat, menjuntai, dan mudah dipetik. Namun, impian tersebut sirna ketika areal tanah yang dimiliki terbatas. Teknologi Tabulampot (Tanaman buah tumbuh dalam pot) menjadi pilihan menanam buah di lahan yang sempit karena padatnya penduduk. Memilih tanaman buah yang cocok ditanam dalam pot, melakukan perawatan harian, hingga cara mempercepat munculnya buah adalah teknik yang harus dikuasai oleh masyarakat yang ingin membudidayakan buah di pot. Aplikasi di dalamnya dipetik langsung dari pengalaman para hobiis tabulampot. Jadi, selain membuat rumah tampak lebih asri, impian memanen buah di halaman rumah sendiri juga bisa terealisasi.

Untuk mewujudkan impian tersebut, Kota Solok yang merupakan kota dengan sebagian wilayahnya padat penduduk, menyelenggarakan pelatihan budidaya tabulampot, agar masyarakat/petani terampil membudidayakan dengan tabulampot sehingga masyarakat dapat memperoleh buah segar di halaman rumah tanpa harus membeli.

Pada tanggal 14 Maret 2018, Dinas Pertanian Kota Solok menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Tabulampot di Aula Dinas Pertanian, Jln. Abdurrahman Hakim No. 136 Kota Solok. Peserta merupakan petani dengan usaha di lahan terbatas pada Kelurahan Pasar Pandan Air Mati (PPA) dan Kelurahan Koto Panjang yang berjumlah 25 orang.

Bertindak selaku nara sumber adalah Peneliti Madya, Ir. Irwan Muas, MP. dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu Tropika) Kementerian Pertanian. Dalam materi dibahas budidaya tabulampot komoditas buah jambu air, lengkeng dan naga (fa).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *