Sosialisasi Rabies di SDN 06 Tanah Garam

Untuk mengurangi resiko penyebaran penyakit rabies di Kota Solok perlu dilakukan pengenalan dini tentang penyakit rabies dan cara penyebarannya. Anak-anak sangat rentan terhadap penyebaran penyakit ini karena ketidaktahuan apa itu rabies dan perlindungan jika hewan pembawa rabies tersebut menyerangnya.

Pada tanggal 29 Maret 2016 dilakukan sosialisasi penyakit rabies kepada murid SDN 06 Tanah Garam. Sosialisasi ini dilakukan oleh tim yang dipimpin oleh dr. Amora selaku Kepala Seksi Perlindungan Hewan dan Ikan pada Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok (2:4).

Eliminasi Anjing Liar di Nan Balimo dan Laing

Sebagai upaya mengurangi resiko penyebaran penyakit rabies, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok melakukan eliminasi anjing liar. Anjing liar dimaksud adalah anjing yang tidak mempunyai pemilik sehingga tidak dirawat dan diberi vaksin anti rabies.

Pada tanggal 28 Maret 2016, eliminasi dilakukan di Kelurahan Nan Balimo dan Kelurahan Laing. Tim yang beranggotakan dari unsur dokter hewan, paramedis, TNI, Polri, kelurahan dan unsur terkait lainnya memulai kegiatan pada jam 08.00 WIB yang sebelumnya dilakukan briefing.

Metode eliminasi yang dilakukan adalah dengan memakai tangguk. Anjing liar yang tertangkap akan dibius terlebih dahulu dan dipastikan tidak berpemilik. Setelah kira-kira 5 menit tidak ada warga yang mengklaim anjing tersebut, anjing akan disuntik mati dan dikubur ditempat yang telah ditenukan. Hasil yang didapat setelah kegiatan selesai, tim berhasil memusnahkan 29 ekor anjing liar yang berpotensi menularkan penyakit rabies.

Tiga hari sebelum eliminasi dilakukan, tim telah memberitahukan ke warga melalui kantor lurah setempat bahwa pada tanggal 28 Maret tersebut akan dilakukan eliminasi anjing liar. Warga yang memiliki anjing diharuskan mengikat atau mengandangkan anjingnya. Warga yang mempunyai anjing juga dihimbau agar selalu mengikat atau mengandangkan anjingnya setiap hari dan melakukan perawatan dengan baik serta tidak lupa memberi vaksin anti rabies (2:4).

Uji Coba Pemotongan di RPH Baru

Jumat, 4 Desember 2015 telah dilakukan uji coba pengoperasionalan Rumah Potong Hewan (RPH) baru Kota Solok yang berlokasi di Jalan Lingkar Utara Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Tanjung Harapan.

Rumah Potong Hewan (RPH) yang baru ini sudah menggunakan peralatan yang digerakan dengan tenaga listrik dan dilengkapi dengan Alat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Dengan adanya IPAL tersebut maka air limbah dari dan keluarannya tidak menyebabkan pencemaran lingkungan dan menjadi ramah lingkungan.

Proses pemotongan dengan menggunakan peralatan listrik seperti yang ada di RPH baru ini akan menghasilkan daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan HAlal) karena prosesnya mulai dari pemotongan, pengulitan sampai menjadi daging yang siap di bawa ke Pasar tidak menyentuh lantai. RPH ini juga dilengkapi dengan alat restraining Box yaitu alat untuk merebahkan sapi sebelum sapi tersebut dipotong. Kerja alat ini untuk merebahkan sapi secara perlahan, sehingga tidak menyebabkan sapi terkejut dan stres.

RPH ini telah diresmikan pada tanggal 15 Desember 2015 oleh Bapak Walikota SOlok yang bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi Kota Solok ke-45 Tahun.

Picture1(3) Picture2(2) Picture3(3) Picture4(2)

Kepala DPPDK Kota Solok Menyerahkan Bantuan Itik Kepada KK Miskin

Dalam rangka mengurangi tingkat kemiskinan di Kota Solok, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok menyerahkan bantuan itik petelur sebanyak 20 ekor/KK dan tanaman (sirsak, jeruk nipis, bayam dan kangkung) kepada 20 KK miskin yang ada di Kota Solok. KK miskin ini tersebar di beberapa kelurahan, yaitu Kelurahan Tanah Garam 5 KK, Kelurahan Simpang Rumbio 4 KK, Kelurahan VI Suku 2 KK, Kelurahan Aro IV Korong 2 KK, Kelurahan Kampung Jawa 2 KK, Kelurahan Laing 2 KK, Kelurahan Tanjung Paku 2 KK dan Kelurahan Nan Balimo 1 KK.

Penyerahan ini dilakukan pada tanggal 15 Oktober 2015 di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok oleh Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok, Jefrizal, S.Pt., MT.

Bantuan ini juga diiringi oleh bantuan pakan untuk itik yaitu tepung jagung dan dedak padi yang masing-masingnya sebanyak 120 kg/KK miskin. Diharapkan dengan bantuan pakan ini, petani dapat terbantu dalam penyediaan pakan sebelum itik bertelur. Selain itu, petani juga mendapat bantuan bahan untuk pembuatan kandang senilai Rp. 2 juta (2:2).

Pemeriksaan Ternak Qurban 1436 H

Dalam rangka menyambut hari raya idul Adha 1436 H Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok melakukan pemeriksaan Ante Mortem dan Post Mortem terhadap ternak qurban yang dilaksanakan mulai tanggal 15 September 2015 smpai 26 September 2015. Pemeriksaan Ante Mortem bertujuan untuk menjamin ternak qurban layak untuk diqurbankan sesuai syariat Islam yaitu ternak yang Sehat, tidak pincang, tidak buta dan tidak kurus. Selain pemeriksaan kesehatan dilakukan juga pemeriksaan kebuntingan. Ternak yang dinyatakan bunting akan direkomendasikan untuk diganti dengan ternak lain yang tidak bunting agar dapat diselamatkan dan dapat melahirkan anaknya.

Picture2

Ternak yang memenuhi syarat diatas akan dikeluarkan SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) yang menyatakan ternak yang telah diperiksa baik dan layak untuk diqurbankan dan diserahkan kepada panitia qurban, dan ternak yang layak tersebut diberi panning atau penanda. Setelah pemotongan petugas juga akan melakukan pemeriksaan Post Mortem yang bertujuan untuk menjamin daging qurban layak dikonsumsi oleh masyarakat. (4/4)

Livestock Expo dan Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2015 di Kab. 50 Kota

Livestock Expo dan Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan tahun 2015 kali ini diselenggarakan di Kab.50 Kota, tepatnya di Gor Singa Harau Nagari Silamak Kec. Harau-Kab.50 Kota, yang berlangsung pada tanggal 1 s.d. 3 Oktober 2015. Seluruh Dinas Peternakan Kab./Kota se Sumatera Barat ikut berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan Livestock Expo dan Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2015.

Livestock Expo dan Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2015 merupakan event promosi dan pameran produk peternakan yang diselenggarakan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat dan telah menjadi agenda tahunan serta ajang bagi pelaku usaha mewujudkan jaringan kerjasama agribisnis peternakan, sekaligus kesempatan bagi pengusaha pengolahan pakan dan agroindustri untuk melihat dan menyaksikan perkembangan teknologi industri dan berbagai isu terbaru, serta membuka peluang investasi usaha dan membangun kerjasama bisnis/kemitraan usaha. Adapun rangkaian kegiatannya :

1. Pameran dan Promosi Agribisnis Peternakan

2. Kontes Ternak

3. Pelayanan dan Peternakan Kesehatan Hewan (Gratis)

4. Pertemuan Penguatan Jaringan Agribisnis Peternakan

5. Temu Wicara dengan Pejabat

6. Lomba Asah Terampil dan Peragaan

7. Lomba Solo Song dan Mars Peternakan

8. Lomba Olahraga (futsal)

9. Senam Massal

10. Japva For Kids

11. dll.

Kota Solok tampil dengan mengambil satu stand diantara stand Kabupaten/Kota lainnya. Penataan dan pengisian stand pameran dimulai pada tanggal 30 September 2015. Pada Stand  Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok, dipamerkan berbagai hasil olahan produk pertanian dan peternakan mulai dari makanannya yaitu rendang daging, naget ayam, telur asin, kerupuk kulit, abon daging, cake dadiah, Jasuke (jagung,susu, keju), dll dan hasil kreatifitas peternak yaitu POT CIA (cik ayam), POT CIA ini telah mendapatkan penghargaan dari Gubernur Sumatera Barat dan merupakan pot organik yang terbuat dari kotoran ayam yang telah di fragmentasikan.

Picture3(1) Picture2(1) Picture5 IMG_3644

Acara Pembukaan dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2015, dibuka oleh Bapak Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat yang diawali dengan penguntingan pita dan dihadiri bersama Kepala Dinas Peternakan Kab./Kota se Sumatera Barat.

Pada kegiatan Kontes Ternak, Kota Solok menampilkan Sapi Simental, Sapi PO dan Kambing PE, dan Alhamdulillah Kota Solok memperoleh Juara II untuk Anak Kambing PE dan Juara III untu Induk Sapi PO.

Pada Lomba Asah Terampil  Kota Solok tampil dengan sangat memuaskan, walaupun dengan persaingan yang sangat ketat akhirnya Kota Solok berhasil meraih Juara I se Sumatera Barat.  Lomba Asah Terampil ini merupakan lomba adu kepintaran dan skill antar petani Kab/Kota se Sumatera Barat yang dilaksanakan tanggal 1 s.d. 2 Oktober 2015.

Lomba Mars Peternakan dan Lomba Solo Song, Lomba futsal, dilaksanakan pada hari kedua tanggal 2 Oktober 2015. Pada Lomba Mars Peternakan dan Solo Song, Kota Solok belum berhasil meraih prestasi, namun untuk Lomba Futsal Kota Solok berhasil meraih Juara III.

Acara penutupan ditutup oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Bapak Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat. Acara ini juga  dihadiri oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Kepala Dinas Peternakan, serta Kepala SKPD terkait  Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten/Kota.

Direncanakan untuk penyelenggaraan Livestock Expo dan Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2016 akan dilaksanakan di Kab. Agam. (1/3)

Penangkapan dan Eliminasi Anjing Liar di Kampung Jawa dan VI Suku

Pelaksanaan penangkapan dan eliminasi anjing liar ini dilakukan dalam rangka pengendalian penyakit rabies, dimana dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi populasi anjing liar dan dapat menurunkan kasus gigitan Hewn Penular Rabies (HPR).

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2015 di Kelurahan Kampung Jawa dan Kelurahan VI Suku oleh Tim Terpadu yang tergabung dalam Tim Koordinasi Pencegahan, Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit (TKP4) Rabies dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok, unsur Polri (Polsekta Solok) dan didampingi oleh aparat Kelurahan Kampung Jawa dan Kelurahan VI Suku.

Hasil pelaksanaan penangkapan dan eliminasi anjing liar liar ini berjumlah 32 ekor. Lima ekor dikembalikan ke pemiliknya dan berjanji untuk memvaksin. 27 ekor dieuthanasia dan dikubur (4:4).

Pengawasan Daging ke Pasar Raya Jelang Hari Raya

Bulan Ramadhan hampir berakhir dan Hari Raya Idul Fitri tinggal beberapa hari lagi. Jelang hari raya, masyarakat berburu kebutuhan pokok untuk kebutuhannya. Proses jual-beli meningkat karena permintaan pasar meningkat.

Guna menjamin keASUHan pangan asal hewan yang beredar di pasar, khususnya daging sapi dan daging ayam, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok turun ke Pasar Raya Kota Solok pada tanggal 14 dan 15 Juli 2015 untuk melakukan pengawasan. Daging sapi dan ayam diperiksa apakah layak edar atau tidak.

Dua tim yang dipimpin oleh Kepala Bidang Perlindungan Tanaman dan Hewan, Ir. Yurmiati, MM. dan Kepala Bidang Produksi, Ir. Eka Yulmalida, memeriksa setiap kios yang menjual daging sapi dan daging ayam. Tim ini merupakan gabungan dari Bidang Perlindungan, Bidang Produksi, UPTD Puskeswan dan UPTD RPH.

Kegiatan ini merupakan lingkup Kesmavet (Kesehatan Masyarakat Veteriner). Pemerintah perlu mewaspadai agar  peredaran produk asal hewan, terutama daging agar ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) (4:4).

Kunjungan Kepala Dinas ke Petani Pembibit Ayam Kukuak Balenggek

Ayam Kukuak Balenggek merupakan salah satu potensi Kota Solok. Ayam ini hampir setiap tahun dilombakan baik di tingkat daerah maupun nasional. Keunikan akan kemerduan dan keindahan suaranya membuat ayam ini digemari oleh pecinta unggas.

Pemerintah Daerah Kota Solok sangat memperhatikan perkembangan ayam ini. Untuk itu maka pada tanggal 1 Juli 2015, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok, Jefrizal, S.Pt., M.T. mengadakan kunjungan ke petani pembibit ayam, Nardi Sumadi.

Sunardi mengharapkan agar pembibitan ayamnya mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah dan juga mengharapkan agar diadakan acara tahunan berupa Kontes Ayam Kukuak Balenggek. Dalam kunjungannya, kepala dinas menyatakan dukungan sepenuhnya akan pengembangan ayam ini dan diharapkan menjadi ikon Kota Solok. (2:4).

Pembinaan KPPIB di KPPIB Batu Laweh Kelurahan Tanjung Paku

Pengembangan sub sektor peternakan menghadapi banyak tantangan. Kepemilikan ternak per petani-ternak yang sedikit, SDM petani-ternak yang kurang dan harga jual ternak di tingkat petani-ternak yang tidak seimbang dengan harga daging sapi di pasar menyebabkan program swasembada daging sapi perlu mendapat perhatian.

Untuk itu, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok mengadakan kegiatan pembinaan pada petani-ternak melalui kelompok tani KPPIB. Kegiatan ini melayani: 1. Konsultasi masalah ternak, 2. Pelayanan inseminasi buatan (kawin suntik), 3. Pelayanan pemeriksaan kebuntingan (PKB), 4. Pelayanan ATR, dan 5. Pengobatan dan perawatan ternak. Kegiatan ini pada tanggal 28 Mei 2015 dilaksanakan di Kelompok Tani KPPIB Batu Laweh Kelurahan Tanjung Paku.

Kegiatan serupa juga telah dilaksanakan pada bulan Maret 2015 di Kelompok tani Guguak Lanciang Makmur Kelurahan Simpang Rumbio, Kelompok tani Harapan Jaya Kelurahan Nan Balimo dan Kelompok tani Tunas Muda Kelurahan Tanah Garam. Pada bulan April 2015 di Kelompok tani Sarang Alang Kelurahan Laing, Kelompok tani KPPIB Payo Kelurahan Tanah Garam, Kelompok tani Wanita Serba Usaha Kelurahan Tanah Garam dan Kelompok Tani Mekar Jaya Kelurahan Nan Balimo. Pada Bulan Mei 2015 di Kelompok tani Kalumpang Saiyo Kelurahan VI Suku, Kelompok tani Sadar Gawan Kelurahan Tanah Garam dan Kelompok tani Gurun Bagan Saiyo Kelurahan VI Suku.

Bagi Kelompok tani di Kota Solok yang belum mendapatkan pembinaan KPPIB dapat menghubungi penyuluh pertanian setempat atau Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok (4:4).