Walikota Solok dan Ketua Forikan Kunjungi UPTD BBI Sarasah Batimpo

Walikota Solok Zul Elfian kunjungi UPTD BBI (Bibit Benih Ikan) Sarasah Batimpo Kelurahan Laing Kecamatan Tanjung Harapan, Selasa (4/4/17) yang didampingi Plt Kadis Pertanian, Plt Kadis Kominfo, Ketua Forikan Kota Solok Ny.Yet Zul Elfian juga Kepala SD 14 Laing serta puluhan murid SD 14 .

Kunjungan “mendadak” itu dalam rangka Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) kepada anak-anak Sekolah (SDN 14 Laing) dan Pengenalan ikan pada anak sekolah sekaligus persiapan untuk lomba Forikan tingkat Provinsi Sumatera Barat yang akan dilaksanakan pertengahan April 2017 mendatang. Kunjungan ini juga diikuti Kabid Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan, Forikan Kecamatan, dan Kelurahan Laing.

Walikota Solok Zul Elfian menyampaikan, untuk meningkatkan gizi masyarakat di Kota Solok serta minat untuk mengkonsumsi ikan perlu terus dilakukan ajakan melalui berbagai kegiatan karena Ikan menjadi salah satu sumber protein utama dalam pola budaya dan konsumsi masyarakat. Peningkatan konsumsi ikan tidak dapat dilakukan secara parsial dan sporadis, akan tetapi memerlukan suatu langkah yang berkesinambungan. Memasyarakatkan makan ikan harus gencar dilaksanakan untuk memenuhi gizi, “kata Zul Elfian dihadapan puluhan murid SD 14.

Makanya, kata Walikota melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) sebagai gerakan nasional diharapkan dapat dilakukan secara terus menerus, terkonsep, terintegrasi dan melibatkan instansi terkait, swasta, LSM, asosiasi, lembaga profesional, lembaga kemasyarakatan, lembaga keagamaan dan pelaku usaha sehingga menjadi gerakan nasional  yang mampu  membangunkan kesadaran masyarakat  khususnya di Kota Solok untuk memilih ikan sebagai sumber protein utama dalam menu makanan keluarga. Agar masyarakat kita lebih meningkatkan konsumsi makan ikan, karena dilihat dari Tingkat Konsumsi makan ikan di Kota Solok masih di bawah Tingkat Konsumsi Nasional.

Ketua Forikan Ny.Yet Zul Elfian mengajak agar anak-anak sekolah gemar makan ikan dan memberikan menu kudapan untuk anak-anak sekolah yang bahan bakunya dari ikan seperti bakso ikan, nugget ikan, cake ikan dll.

Dengan adanya Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) di Kota Solok yang melibatkan berbagai komponen dari pihak pemerintah maupun organisasi masyarakat, diharapkan akan mampu berperan dalam menggerakkan unsur terkait untuk meningkatkan konsumsi ikan nasional sehingga menjadi budaya agar tercipta generasi yang sehat, kuat dan cerdas,”tambah Ketua TP PKK lagi.(L_Monika)

Kota Solok Meraih Juara II Lomba Rumah Makan Tingkat Sumatera Barat

Komitmen Kota Solok untuk terus meningkatkan konsumsi ikan masyarakatnya mendapat penghargaan di tingkat propinsi. Kota Solok mendapatkan Juara II Lomba Rumah Makan menu Ikan. Hasil ini merupakan buah penilaian pada tanggal 23 Juni yang lalu. Rumah makan yang mendapat juara II adalah Rumah Makan Ni Cip yang berlokasi di Jalan Ki Hajar Dewantoro Kelurahan Tanah Garam Kota Solok.

Selain juara II Lomba Rumah Makan Menu Ikan, Kota Solok juga mendapat Juara Harapan I Lomba Kinerja Forikan. Hadiah diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Drs. Nasrul Abit. Penyerahan Hadiah Lomba ini dilakukan pada tanggal 2 Juni 2016 di Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumatera Barat (2:2).

Penilaian Forikan dan Rumah Makan Tingkat Propinsi di Kota Solok

Ikan adalah sumber pangan yang sangat kaya akan protein esensial yang dibutuhkan manusia. Kemajuan suatu negara mengindikasikan berbanding lurus dengan jumlah konsumsi ikan. Negara maju memiliki konsumsi ikan yang lebih tinggi dibanding negara berkembang. Indonesia termasuk negara dengan konsumsi ikan yang rendah. Jangankan dengan negara-negara Eropa, dengan negara di ASEAN kita termasuk negara dengan penduduk yang konsumsi ikan pe tahunnya rendah.

Untuk itu, mensinergikan Program/Kegiatan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) di Sumatera Barat, maka Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumatera Barat melaksanakan lomba Forikan dan rumah makan yang menyajikan menu ikan.

Pada tanggal 23 Mei 2016, Tim Penilai Lomba Forikan Tingkat Propinsi Sumatera Barat menilai Kinerja Forikan dan Rumah Makan di Kota Solok. Kunjungan Tim Penilai Tingkat Provinsi Sumatera Barat disambut oleh Wakil Walikota Solok, Reinier, ST., MM. Ny. Yet Zul Elfian dan Ny. Elfi Reinier yang bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok. Dalam sambutannya Wakil Walikota ikut bertekad untuk bersama-sama dengan Forikan berupaya meningkatan konsumsi ikan di Kota Solok dan Expose Kinerja Forikan Kota Solok disampaikan langsung oleh Ketua Forikan Kota Solok Ny. Yet Zul Elfian(2:2).

Kunjungan PAUD Sakinah ke BBI Kota Solok

UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Kota Solok sejak diresmikan pada Tahun 2009 menjadi salah satu ikon Kota Solok. Selain sebagai tempat pembenihan ikan di Kota Solok, BBI juga sebagai salah satu kawasan agrowisata yang cukup diminati masyarakat. Pemandangan yang indah dan proses pembenihan ikan menjadi daya tarik masyarakat untuk menghabiskan waktunya di BBI yang pernah meraih juara di tingkat nasional tersebut.

Untuk mengenalkan dunia ikan sejak dini maka PAUD Sakinah dari Kelurahan Sinapa Piliang Kota Solok berkunjung ke BBI Kota Solok. Sekitar 20 anak PAUD yang didampingi 5 orang pendamping antusias memperhatikan proses pembenihan ikan. Rombongan PAUD ini diterima oleh Kepala UPTD BBI Kota Solok, Faizal Pido, A.Md.Pi dan didampingi oleh Bagian Operasional, Alva Yudha Satria, A.Md (2:2)

Restocking oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat di Pokmaswas Banda Pamujan Kota Solok

Dalam rangka meningkatkan populasi ikan perairan umum di Kota Solok maka Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Propinsi Sumatera Barat dan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok pada tanggal 30 Juni 2015 bertempat di Pokmaswas Banda Pamujan Kelurahan KTK Kota Solok mengadakan restocking sebanyak 20.000 ekor bibit ikan yang terdiri dari ikan nila sebanyak 12.000 ekor, ikan mas sebanyak 5.000 ekor dan ikan gurami sebanyak 3.000 ekor.

Penebaran benih ikan ini dilakukan secara simbolis oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat, Prof. Dr. Irwan Prayitno, Psi, M.Sc. dan didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumatera, Ir. Yosmeri, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok, Jefrizal, S.Pt., M.T. dan Ketua Pokmaswas Banda Pamujan, Yutris Chan, SE (juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Solok).

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumatera Barat, restocking bertujuan untuk memulihkan populasi ikan yang semakin berkurang di suatu perairan, mempertahankan keanekaragaman hayati ikan dan menjaga perairan tetap lestari. Hasil restocking dari pengelolaan lubuk larangan/ikan larangan dapat membantu pembangunan di kelurahan, termasuk masjid, kegiatan pemuda dan sebagainya.

Restocking adalah upaya meningkatkan dan mempertahankan populasi ikan melalui penebaran benih ikan pada perairan umum (sungai, telaga atau danau) yang oleh masyarakat lebih dikenal dengan lubuk larangan atau ikan larangan. Lubuk larangan biasanya dikelola masyarakat nagari, pemuda dan kelompok masyarakat pengawas

Ketua Pokmaswas Bapak Yutris Chan, SE menyampaikan ucapan terima kasihnya atas perhatian dan bantuan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan hal tersebut sangat berarti dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu Bapak Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. Irwan Prayitno, P.Si, M.Sc. menyampaikan pesan agar ikan yang telah ditebarkan dapat dipelihara dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat itu sendiri serta diawasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.(2:4).