Kepala Dinas Tanam Padi Serentak Kota Solok di Kelompok Tani Sadar Gawan dan Harapan Baru

Dalam rangka mensukseskan swasembada beras di Indonesia, pemerintah mencanangkan tanam padi serentak di seluruh propinsi di Indonesia. Tanam padi ini dimulai pada tanggal 7 Desember dengan tujuan tanam padi musim Oktober 2015 -Maret 2016 meningkat. Dengan meningkatnya luas tanam di Desember 2015, diharapkan luas panen Maret-April 2016 meningkat, sehingga dapat meningkatkan produksi padi. Pencanangan ini sejalan dengan program UPSUS dan tanam padi jajar legowo yang telah diluncurkan pada awal tahun ini.

Untuk itu Kota Solok sebagai salah satu penghasil padi dengan IP dan produktivitas yang tinggi di Sumatera Barat melakukan tanam bersama secara simbolis pada tanggal 7 dan 14 Desember 2015. Pada tanggal 7 Desember 2015, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok, Jefrizal, S.Pt., M.T. bersama Dandim 0309/Solok, Letkol Inf. Safta F dan anggota Kelompok Tani Sadar Gawan Kelurahan Tanah Garam melakukan tanam serentak di hamparan sawah kelompok tani tersebut.

Pada tanggal 14 Desember 2015, Bapak Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok bersama babinsa, anggota Yonif dan anggota Kelompok Tani Harapan Baru melakukan tanam padi bersama di Kelurahan Tanjung Paku.

Diharapkan dengan adanya tanam padi bersama, akan meningkatkan tanam padi bulan Desember di Kota Solok dan meningkatkan produksi padi awal tahun depan (2:2)

Uji Coba Pemotongan di RPH Baru

Jumat, 4 Desember 2015 telah dilakukan uji coba pengoperasionalan Rumah Potong Hewan (RPH) baru Kota Solok yang berlokasi di Jalan Lingkar Utara Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Tanjung Harapan.

Rumah Potong Hewan (RPH) yang baru ini sudah menggunakan peralatan yang digerakan dengan tenaga listrik dan dilengkapi dengan Alat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Dengan adanya IPAL tersebut maka air limbah dari dan keluarannya tidak menyebabkan pencemaran lingkungan dan menjadi ramah lingkungan.

Proses pemotongan dengan menggunakan peralatan listrik seperti yang ada di RPH baru ini akan menghasilkan daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan HAlal) karena prosesnya mulai dari pemotongan, pengulitan sampai menjadi daging yang siap di bawa ke Pasar tidak menyentuh lantai. RPH ini juga dilengkapi dengan alat restraining Box yaitu alat untuk merebahkan sapi sebelum sapi tersebut dipotong. Kerja alat ini untuk merebahkan sapi secara perlahan, sehingga tidak menyebabkan sapi terkejut dan stres.

RPH ini telah diresmikan pada tanggal 15 Desember 2015 oleh Bapak Walikota SOlok yang bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi Kota Solok ke-45 Tahun.

Picture1(3) Picture2(2) Picture3(3) Picture4(2)