Kepala DPPDK Kota Solok Menyerahkan Bantuan Itik Kepada KK Miskin

Dalam rangka mengurangi tingkat kemiskinan di Kota Solok, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok menyerahkan bantuan itik petelur sebanyak 20 ekor/KK dan tanaman (sirsak, jeruk nipis, bayam dan kangkung) kepada 20 KK miskin yang ada di Kota Solok. KK miskin ini tersebar di beberapa kelurahan, yaitu Kelurahan Tanah Garam 5 KK, Kelurahan Simpang Rumbio 4 KK, Kelurahan VI Suku 2 KK, Kelurahan Aro IV Korong 2 KK, Kelurahan Kampung Jawa 2 KK, Kelurahan Laing 2 KK, Kelurahan Tanjung Paku 2 KK dan Kelurahan Nan Balimo 1 KK.

Penyerahan ini dilakukan pada tanggal 15 Oktober 2015 di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok oleh Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok, Jefrizal, S.Pt., MT.

Bantuan ini juga diiringi oleh bantuan pakan untuk itik yaitu tepung jagung dan dedak padi yang masing-masingnya sebanyak 120 kg/KK miskin. Diharapkan dengan bantuan pakan ini, petani dapat terbantu dalam penyediaan pakan sebelum itik bertelur. Selain itu, petani juga mendapat bantuan bahan untuk pembuatan kandang senilai Rp. 2 juta (2:2).

Kota Solok Menjadi Satu-Satunya Kota di Sumatera Barat yang telah Memulai Menyusun Dokumen LP2B

Alih fungsi lahan pertanian khususnya sawah menjadi fungsi lain dari tahun ke tahun semakin mengkhawatirkan. Hal ini menyebabkan luas sawah semakin berkurang. Pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang kemudian diikuti oleh beberapa Peraturan Pemerintah mengatur mekanisme penyelamatan lahan pertanian pangan, khususnya sawah.

Kota Solok melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok merespon kebijakan pemerintah pusat. Pada tahun 2015, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok memulai tahapan penyusunan dokumen LP2B dan menjadi satu-satunya kota di Sumatera Barat yang telah memulai penyusunan dokumen tersebut. Penyusunan dokumen ini dimulai dengan sosialisasi yang diadakan pada tanggal 7 Oktober 2015 di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok. Sosialisasi ini dihadiri dari tim teknis, SKPD terkait, camat dan lurah se-Kota Solok.

Hasil akhir dari penyusunan dokumen ini nanti adalah lahirnya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur perlindungan lahan pertanian, khususnya sawah dari alih fungsi lahan. Kota Solok seperti halnya kota-kota lain memiliki potensi alih fungsi lahan pertanian pangan yang tinggi. Kebutuhan penduduk akan pemukiman dan pembangunan infrastruktur pendukung kota menyebabkan lahan sawah berpotensi berkurang (2:2).

Penanaman Benih Kartika 1-82 Perdana Di Kota Solok

Rabu, 7 Oktober 2015 dilakukan Penanaman Benih Kartika 1-82 Perdana di Kota Solok di Demplot TNI-AD Kelurahan Laing Kec. Tanjung Harapan Kota Solok oleh TNI-AD (KODIM 0309 Solok)  bersama Kelompok Tani Sarang Alang yang dipandu oleh Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok melalui UPTD BPP Tanjung Harapan beserta Penyuluh Wilayah Binaan Laing dan pendamping P3A Kecamatan Tanjung Harapan.

Pola penanaman benih kartika 1-82 dengan pola tanam jajar legowo dengan umur benih yang ditanam berumur 23 hari dengan tinggi benih mencapai 58cm, dan bisa di panen pada umur 90 – 95 HST (Hari Setelah Tanam).

Dalam penanaman benih kartika 1-82 ini turut hadir; Babinsa, Polisi, Kepala UPTD BPP Kecamatan Tanjung Harapan.